Jadwal Pertemuan Belum Diagendakan DPRD PPU
Senin, Warga Akan Portal Laut Jalur Masuk Chevron
PENAJAM- Kesabaran warga yang menjadi korban dugaan pencemaran tampaknya sudah mulai habis. Beberapa kali pihaknya meminta jadwal hearing DPRD Penajam Paser Utara (PPU) untuk menjelaskan duduk persoalan tersebut, namun hingga kemarin belum dijadwalkan.
Melalui juru bicara korban, Ketua LSM Forum Aspirasi RISSMAN (FAS) Bersatu Helen mengatakan, pihaknya sangat kesal dengan sikap pejabat publik selama ini yang seakan tak mau membantu warga yang telah menjadi korban kasus ini.
“Kita sudah minta beberapa kali kepada pemerintah untuk membantu penyelesaian kasus ini. Pertama kita minta Polres PPU untuk memfasilitasinya, tapi sampai detik ini juga belum ada. Setelah itu, kita minta kepada DPRD PPU sebagai perwakilan masyarakat untuk mau mendengar keluhan kami agar mau membantu, tapi semua tidak perduli dengan kami,” pungkasnya.
Saking kesalnya, ancaman pihaknya untuk melakukan pemortalan jalur laut pintu masuk Chevron akan dilakukan hari Senin mendatang (9/3) mendatang jika DPRD PPU belum menjadwalkan pertemuan dengan kami.
“Kalau sampai Senin nanti belum ada jadwalnya, jangan salahkan warga kalau memortal laut. Saya sudah mempersiapkan semua rencana itu, kita tunggu aja hari Senin nanti,” pungkasnya.
Beberapa kali Helen menghubungi Ketua DPRD PPU Nanang Ali melalui telpon selulernya untuk menanyakan jadwal pertemuan tersebut. Namun sambungan telpon tak terhubung. “Masuk aja nada sambungnya, tapi ngak diangkat sampai ada pesan mailbox,” ujarnya.
Sementara Ketua DPRD PPU Nanang Ali mengatakan, persoalan itu masih dalam pembicaraan internal komisi terkait. Saat ini pihaknya belum dapat menjadwalkan pertemuan karena padatnya jadwal kesibukannya.
“Ini masih sibuk persiapan HUT PPU, masalah itu masih dibicarakan di Komisi I dan II,” ujarnya. (kh)
Kamis, 05 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar