Jumat, 02 April 2010

Kadisdik Tak Hadir, DPRD Berang

NUNUKAN- Wakil Ketua DPRD Nunukan Ruman Tumbo berang karena hearing yang mengundang Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan kemarin tak dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Abdul Azis Muhammdiyah.

Hearing diagendakan untuk membicarakan persoalan belum turunnya anggaran untuk pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pekan lalu. “Dari kemarin kita undang kepala dinasnya kenapa tidak ada, kemana dia?,” kata Wakil Ketua DPRD Nunukan Ruman Tumbo dalam rapat.

Menurut Ruman, seharusnya jika Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diundang DPRD, seyogyanya pimpinan SKPD bersangkutan yang hadir. “DPRD ini sederajat dengan bupati, bukan berarti kami tidak mau bicara dengan yang hadir ini. Ini bukan mengancam, lain kali kalau diundang kepala dinas hadir,” pungkasnya.

Seperti diketahui, belum turunnya anggaran pelaksanaan UN ini menjadi kendala pihak satuan sekolah yang menyelenggarakan UN kemarin. Pihak sekolah terpaksa meminjam uang atau dengan menggunakan dana pribadi agar UN tetap berlangsung.

“Kalau Bosda-nya belum ada, Disdik harus cari solusi, jangan lepas tangan. Ini akibat Pemkab yang terlambat menyerahkan KUA-nya sehingga penetapan APBD terlambat. Jangan salahkan DPRD,” kata Anggota DPRD Nunukan Muhammad Nasir.

Sementara Sekretaris Disdik Rachmaji Sukirno menjelaskan bahwa anggaran pelaksanaan UN sebesar Rp478 juta namun untuk pencairannya masih dalam proses pengesahan. “Masing-masing sekolah penyelenggaran UN menanggung biaya honor pengawas, biaya penulisan ijazah dan biaya konsumsi selama ujian yang bisa diambil dari dana Bosda,” ujarnya. (kh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar