Jumat, 02 April 2010

Penerbangan Subsidi Krayan Dua Airlines

NUNUKAN- Setelah sempat 3 bulan sejak 1 Januari 2010 tak ada penerbangan pesawat bersubsidi untuk rute Ibukota Nunukan-Krayan Induk dan Ibukota Nunukan-Krayan Selatan, akhirnya terhitung sabtu (20/3) kemarin telah beroperasi dua pesawat penerbangan yang menang dalam proses lelang.

Dua pesawat itu adalah pesawat yang juga tahun lalu melayani penerbangan bersubsidi yakni Susi Air dan Kura-Kura Aviation. “Tapi untuk Kura-Kura belum terbang karena masih menunggu jaminan pelaksanaan dari bank,” kata Kabag Ekonomi Asmar kemarin.

Subsidi penerbangan ini, Pemkab menyiapkan anggaran Rp7,6 Milyar dalam APBD 2010. Anggaran itu diantaranya Rp5,7 M untuk subsidi penumpang penerbangan pesawat ke Kecamatan Krayan dan Krayan Selatan dan Rp1,8 M untuk subsidi barang penerbangan pesawat ke Kecamatan Krayan, Krayan Selatan.

Dikatakannya, dalam proses lelang sebelumnya ada 3 perusahaan peserta lelang yang mendaftar untuk penerbangan subsidi penumpang yakni pesawat Trans Wisata, Susi Air dan Kura-Kura Aviation. Namun dalam prosesnya Trans Wisata mengundurkan diri. “Dua pesawat yang itu juga, karena tidak ada pesawat lainnya,” ujarnya.

Sebagai antisipasi agar kekosongan penerbangan subsidi
Menurutnya, tahun depan tidak akan terjadi kekosongan penerbangan serupa jika APBD Kabupaten Nunukan disahkan tidak terlambat. “Jika APBD tidak terlambat diketuk, akan berakibat pada terlambatnya penerbangan ke Krayan,” ujarnya. (kh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar