NUNUKAN- Tabrakan maut antar speed boot terjadi di Sungai Seimanggaris, Nunukan minggu (28/3) sore kemarin. Sekitar pukul 17.30 Wita, dari arah yang berlawanan dua speed boot saling bertabrakan sehingga menewaskan satu orang motoris.
Speed Boot Sidrap II dengan kekuatan mesin 40 PK melaju dari arah Nunukan ke Seimanggaris membawa penumpang 2 orang, sementara Speed Boot Romi II dengan kekuatan 75 PK melaju dari arah Seimanggaris ke Nunukan membawa penumpang 7 orang.
“Tikungan sungai itu tidak lebar dan saat itu sudah sore. Jadi mungkin dianggap sudah tidak ada speed lagi jadi mereka laju ditikungan kecil itu,” kata Kapolres Nunukan AKBP Rhinto Prastowo melalui Kapolsek KPPP Benny Catur Waluyo kemarin.
Tak ayal, dari tabrakan itu, motoris Sidrap II bernama Jupri tewas dan kemarin jenazah dimakamkan. Sementara satu penumpang lainnya bernama Mancalinus Tanjiwa yang juga seorang manajer lapangan PT Tunas Mandiri Lumbis (TML) mengalami luka parah dibagian kepala sehingga harus dirujuk di Rumah Sakit Tawau Malaysia.
“Sebelumnya di rumah sakit Nunukan, tapi karena parah sehingga keluarganya meminta untuk dibawa ke Malaysia,” ujarnya.
Saat ini, Sundersal alias Ical yang saat itu sebagai motoris Romi II ditahan di Mapolres Nunukan untuk diminta keterangan. Sementara penumpang selamat lainnya sudah kembali ketempat tinggal masing-masing. “Kecelakaan ini masih kita selidiki,” ujarnya.
Sementara Wakil Direktur PT TML Amar Bahar menolak untuk menberikan santunan kepada Manajer lapangan Mancalinus Tanjiwa yang saat ini sedang kritis di Malaysia, karena saat itu Mancalinus Tanjiwa tidak sedang menjalankan tugas perusahaan.
“Dia diluar urusan perusahaan, jadi tidak ada santunan perusahaan,” ujarnya. (kh)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar